Tingkatkan Deteksi Dini, Satops Patnal Lapas Banjarbaru Kembali Razia Kamar Hunian Warga Binaan

Tidak ada komentar


Banjarbaru, Wirawiri Entertainment-
Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru kembali lakukan razia blok dan kamar hunian Warga Binaan, Selasa (10/10/2023) siang. Razia ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas.

Razia dipimpin oleh Septyawan Kuspriyo selaku Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), didampingi Sabar Anju Padang selaku Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Sahri Mulyanto selaku Kepala Subseksi (Kasubsi) Kamtib, Tri Andi Widiarto selaku Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib, serta anggota Satops Patnal dan petugas regu pengamanan.

Septyawan mengatakan razia ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen Lapas Banjarbaru dalam deteksi dini gangguan kamtib serta mengantisipasi adanya peredaran dan pengendalian narkoba di dalam kamar hunian Warga Binaan. "Kami lakukan pemeriksaan dan pengecekan setiap barang di kamar hunian Warga Binaan sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku dan tetap mengutamakan prinsip humanis,” jelasnya.

Berdasarkan hasil razia di tiga belas (13) kamar hunian Warga Binaan, Septyawan mengungkapkan tidak ditemukan adanya obat-obat terlarang maupun handphone. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang, seperti terminal listrik dan kabel rakitan, senjata tajam rakitan, sendok logam, korek api gas, kaca dan lainnya. 

“Temuan terhadap barang milik Warga Binaan yang dianggap masuk dalam kategori terlarang, wajib disita. Hasil sitaan ini akan didata sebagai bahan laporan atas terlaksananya kegiatan razia, dan akan segera dimusnahkan,” tegas Septyawan.


Lebih lanjut, Septyawan menyampaikan razia blok dan kamar hunian Warga Binaan dilakukan satu kali dalam sepekan. Hal ini untuk memberikan rasa aman serta meminimalisir munculnya gangguan kamtib yang dapat mempengaruhi situasi dan kondisi lingkungan Lapas yang kondusif serta bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar).

“Ini merupakan salah satu upaya kami dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Warga Binaan agar terhindar dari hal-hal yang dapat memicu terjadinya masalah yang berdampak negatif terhadap keselamatan mereka. Komitmen Lapas Banjarbaru adalah menciptakan Lapas yang aman, nyaman, kondusif, dan zero halinar,” pungkas Septyawan.(KeKe)

Tidak ada komentar

Posting Komentar