Unggulan

5/cate1/Slider

lifestyle

6/cate2/Hiburan

travel

6/cate3/Wisata

Sport

5/cate4/Olahraga

Infotaiment

5/cate5/Infotaiment

Kuliner

5/cate6/Kuliner

videos

3/cate6/videos

Recent post

BRI Branch office Bondowoso Serahkan Mobil Dan Motor Kepada Pemenang Undian PHS

Bondowoso, Wirawiri Entertainment- 
Bak ketiban durian runtuh. Pepatah itu mungkin tepat dialamatkan kepada ibu Sri Murdawati nasabah BRI unit Cermee Bondowoso, memenangkan
hadiah grandprize satu unit mobil
Suzuki all new Ertiga GL beserta mesin cuci, walau ibu Sri Murdawati sakit stroke tetap semangat dalam acara penyerahan hadiah Panen Hadiah Simpedes semester II tahun 2024 di halaman Kantor Cabang  BRI Branch office Bondowoso, merupakan bentuk layanan BRI
kepada nasabahnya. Rabu (13/06/2024)


Weny putri dari Ibu Sri Murdawati menambahkan, "Awalnya itu kami menjual mobil lalu uangnya ditabung di Simpedes BRI unit Cermee, tidak menyangka bisa mendapatkan undian mobil baru dari BRI,rasanya seperti mimpi kaget dan haru", tegasnya.


Hal senada disampaikan dua  pemenang motor matic Hj.Martin dan Ismail , tidak menyangka dirinya bisa meraih motor dari undian PHS BRI.
Kaget dan ketakutan dikiranya penipuan ternyata asli dari BRI.

Panen Hadiah Simpedes BRI ini digelar setiap 6 bulan sekali, panen hadiah ini merupakan wujud apresiasi BRI kepada nasabah yang telah mempercayakan BRI sebagai lembaga keuangan terpercaya.


Peminpin Cabang BRI Branch office Bondowoso Muhammad Rosyid Hudaya melalui Manager Bisnis Mikro (MBM) Ridwan Saudi mengatakan, " Kami mengucapkan selamat kepada pemenang undian Panen Hadiah Simpedes, khususnya ibu Sri Murdawati nasabah asal BRI Unit Cermee, harapan kami untuk masyarakat Bondowoso tingkatkan saldo anda dan menabunglah di Simpedes BRI  kedepannya hadiah semakin diperbanyak lagi oleh BRI",ujarnya.


Jadi semua masyarakat bisa berkesempatan, baik TNI, Polri, ASN, masyarakat maupun karyawan BRI sekalian asalkan memiliki saldo di rekening tabungan Simpedes BRI bisa berkempatan memenangkan hadiah menarik ini, baik hadiah utama mobil maupun, sepeda motor dan hadiah lainnya," . 

Tak hanya itu, Ridwan Saudi  juga mengajak masyarakat Bondowoso untuk lebih giat menabung, menurutnya saat ini untuk bisa menjadi nasabah Simpedes BRI cukup mudah karena masyarakat bisa melakukannya melalui digital dimanapun dengan setoran awal RP 100 ribu sudah bisa mendapatkan 1 point.


Mulai dari kelipatan 100 ribu rupiah nasabah sudah bisa berkesempatan memiliki satu kupon undian, maka semakin banyak saldonya semakin banyak peluang dan kesempatan menangnya," tutupnya.

(Bagus)

Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Kostrad memberikan Bantuan kepada Masyrakat di Kabupaten Intan Jaya

Intan Jaya - Papua, Wirawiri Entertainment- 
Dalam rangka menjalin silaturahim dengan masyarakat TK J2 memberikan bantuan kepada warga sekitar berupa buku tulis, alat tulis dan sargal pakaian layak pakai. Rabu (12/06/2024)


Hal tersebut disampaikan Dantim Jaguar 1 Letda Inf Nauval mengakatakan dengan cara memberikan bantuan Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Kostrad bisa lebih baik berkomunikasi dengan masyarakat. 

"Harapannya kami dapat membantu dengan segala upaya yang terbaik untuk masyarakat agar dapat mambantu kebutuhan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya khususnya juga untuk anak anak yang mau belajar dan mau untuk berubah lebih baik". Ungkap Letda Inf Nauval.


Dalam kegiatan ini salah satu Program Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Kostrad dalam kegiatan teritorial. Untuk itu masyarakat merespon dengan baik dan kegiatan berjalan dengan aman.

Salah satu masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak TNI, selain bapak TNI menjaga kami di Kabupaten Intan Jaya, bapak TNI juga memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari hari kami. Puji tuhan semoga bapak TNI selalu dilindungannya. Ungkap Warga


Semoga dengan kegiatan ini Satgas Pamtas Mobile Yonif 509 Kastrad dapat membantu kesulitan masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya dan selalu hadir di tengah tengan kesulitan masyarakat. Bismillah, Condromowo Berhasil.

(Bagus)

Dansatlak Puslatda Brigjen TNI Dody Triwinarto Menikmati Kebersamaan Makan Malam Bersama Atlit PON Sulteng

PALU, Wirawiri Entertainment- 
Suatu momen kebersamaan ketika Dansatlak Puslatda Brigjen TNI Dody Triwinarto S.I.P. M.Han., berkumpul bersama para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Sulawesi Tengah untuk menikmati hidangan lezat dan berbagi cerita dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban  di Markas Yonif 711/Raksatama di Jl Emmy Saelan, Kelurahan Tatura, Kecamatan Palu Selatan Kota Palu.

Acara ini bukanlah sekadar santap malam biasa. Lebih dari sekadar menjaga hubungan baik antara militer dan olahragawan, pertemuan ini menggambarkan semangat kolaborasi yang kuat dalam upaya memajukan olahraga nasional dan mempererat persatuan di tengah masyarakat. 

Dalam perbincangan yang mengalir, Brigjen TNI Dody Triwinarto dan para atlet PON Sulawesi Tengah berbagi kebersamaan serta memotivasi satu sama lain untuk terus berjuang dan berprestasi di dunia olahraga. Kebersamaan mereka menciptakan atmosfer yang penuh semangat, di mana setiap individu merasa didukung dan dihargai.


Selain itu, kehadiran Brigjen TNI Dody Triwinarto memberikan dorongan moral yang luar biasa bagi para atlet, menunjukkan komitmen dari pihak militer dalam mendukung perkembangan dan prestasi olahraga di Indonesia. Ini juga menjadi momen berharga bagi atlet-atlet PON Sulawesi Tengah untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi tambahan dalam bertekad mengukir prestasi di kancah Pekan Olahraga Nasional  XXI Aceh- Sumut 2024 mendatang.

Momen indah ini tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pihak militer dan olahragawan dapat menciptakan dampak positif yang besar dalam memajukan olahraga Indonesia ke arah yang lebih baik.

(Bagus)

Wakili Petani Indonesia, Mentan RI Ucapkan Terima Kasih Kepada “Bapak Pangan”


BEKASI, Wirawiri Entertainment- 
Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. mewakili seluruh petani di Indonesia, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. yang disebutnya sebagai "Bapak Pangan".

Hal tersebut disampaikan Mentan RI pada kegiatan Panen Raya Komoditas Bawang Merah, di lahan pertanian terpadu Korem 051/Wijayakarta, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (11/6/2024).

Julukan “Bapak Pangan” disematkan Mentan kepada Kasad sebagai apresiasinya terhadap kinerja TNI AD yang dipimpin oleh Kasad, yang tak henti-hentinya menggaungkan dan mengimplementasikan program Ketahanan Pangan Nasional kepada seluruh satuan jajaran TNI AD di seluruh pelosok negeri. TNI AD juga selama ini selalu menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan lahan kosong untuk pengembangan sektor pertanian, dalam konteks ini komoditas bawang merah.

"Ini luar biasa, gerakan yang masif di seluruh Indonesia. Kami mengerti Bapak Kasad ini ahli di bidang pengairan. Pangan (juga) sekarang sudah ekspansi di komoditas bawang. Mewakili pemerintah dan petani Indonesia, kami ucapkan terima kasih," puji Mentan RI.

Merespon hal tersebut, Kasad mengatakan bahwa program penanaman bawang ini merupakan program lama yang mendapat dukungan dari pemerintah, sehingga proses dari pembukaan lahan dan penanamannya dapat terlaksana secara tersebar di seluruh Indonesia. 

"Ke depan selanjutnya, bagaimana petani yang biasanya cuma panen sekali, dari Pak Menteri disupport (agar) kami yang mengerjakan. Supaya ada pompanisasi, kemudian optimalisasi lahan. Jadi diupayakan bisa tiga kali panen, minimal," terang Kasad.

Kegiatan Panen Raya Komoditas Bawang Merah secara serentak, diawali dengan paparan Danrem 051/Wkt Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., dilanjutkan dengan peninjauan ke lahan pertanian dan peternakan. Selanjutnya Mentan RI didampingi Kasad dan para undangan, serta pejabat utama Kementan RI dan TNI AD melaksanakan aksi panen bawang merah secara terpusat.

Sebagai informasi, luas lahan tanaman bawang mencapai 13 hektare, dan lahan yang dipanen adalah seluas 4,5 hektare secara bertahap. Bersamaan dengan ini, panen bawang merah dan cabai juga dilakukan secara serentak oleh 27 satuan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta, dengan luas total lahan yang dipanen mencapai 66,9263 hektare.

Selain meninjau lahan dan panen komoditas bawang merah, rombongan juga meninjau lokasi UMKM masyarakat yang dikelola oleh Korem 051/Wkt, serta memberikan bantuan berupa bingkisan sembako, dan pupuk, kepada anggota kelompok tani di Desa Wanajaya. 

(Bagus)

Sosialisasi Program Pompanisasi Untuk Perluasan Areal Tanam (PAT) Padi Lahan Tadah Hujan Dan Oplah Rawa Di Merauke


Merauke, Wirawiri Entertainment- 
Mentan RI melalui Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. S.Sos., S.H., M.Han, (Dansatgas Hanpangan TNI AD) dan Kadis Pertanian Kab. Merauke dengan gencar melaksanakan Sosialisasi pompanisasi dan  Perluasan Arel Tanam (PAT) padi pada lahan tadah hujan dan Optimasi lahan rawa seluas 40.000 hektar di Kab. Merauke, bertempat di Kampung Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Prov. Papua Selatan. Minggu (9/6/2024)


Mengawali sosialisasi oleh Kadis Pertanian Kab. Merauke, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, S.H, M.Han (Dansatgas Hanpangan TNI AD) menyampaikan "Kami datang ke Merauke khusus diperintahkan oleh Bapak Mentan RI dalam rangka mensukseskan program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat", ujar Mayjen Rizal.


Saat ini Angkatan Darat fokus untuk membantu para petani di seluruh Indonesia termasuk yang berada di Merauke, di mana sekarang ada namanya program pendampingan oleh para Babinsa kepada Petani di wilayah binaannya, khususnya yang berada di Merauke dapat membantu, mendorong & memecahkan kesulitan - kesulitan yang dihadapi oleh teman-teman petani, bagaimana menyelesaikan masalah air bagaimana menyelesaikan masalah pengolahan lahan, pupuk subsidi, pompa air dan lain sebagainya.


“Bapak Ibu sekalian Program Pompanisasi ini adalah bantuan dari Pemerintah berupa Pompa Air Kepada para Kelompok Tani untuk dapat mengairi /mengaktifkan sawah-sawah tadah hujan yg perlu air sehingga dapat meningkatkan produktifitas pertanian dari 2 X tanam menjadi 3 X tanam & bahkan bisa 4X tanam, sehingga kualitas & kuantitas hasil panen meningkat sesuai harapan pemerintah & masyarakat.
Sehubunhan dengan dicanangkannya Kabupaten Merauke menjadi lumbung pangan nasional di wilayah Indonesia Timur dan kedepan akan dicetak lahan seluas satu juta hektar maka otomatis di merauke akan banyak program program pertanian & dukungan Alsintan serta pendukung lainnya di merauke yang akan menguntungkan para petani merauke lebih makmur & sejahtera seiring dengan pembentukan Propinsi Papua Selatan.

Pemerintah pusat akan mendukung semua  program-program yang ada di merauke,  karena nanti semua produk-produk pertanian yang ada di Merauke ini akan dikirim ke Indonesia bagian timur, Mari kita semua stake holder baik TNI, Pemda, Swasta, rakyat, petani di merauke bahu membahu & semangat agar apa yang kita cita-citakan dapat terwujud demi kemakmuran masyarakat merauke & kita bersama.


Ibu Yosefa Rumaseuw (Kadis Pertanian Kab. Merauke) dalam arahannya kepada kelompok tani menyampaikan “Untuk lahan yang sudah siap tanam petani akan mendapat bantuan berupa uang sebesar 900 ribu per hektar untuk pengolahan lahan, kemudian apabila Masyarakat yang mau mengolah lahan bekerja sama dengan TNI dipersilahkan karena TNI di merauke sudah di dukung juga Alsintan guna membantu para petani merauke.

Lokasi kegiatan merupakan lahan eksiting pertanian yang berada pada tipologi lahan rawa, baik rawa pasang surut maupun rawa lebak, tersedianya sumber air  yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya pertanian dilahan rawa.

Petani yang aktif yang tergabung dalam paktan/gapoktan dan atau P3A/GP3A dan terdaftar dalam SIMLUHTAN

Pengolahan tanah secara mekanis menggunakan alat mesin pertanian, kegiatan dilakukan oleh kelompok Tani dengan menggunakan pola bantuan pemerintah yang diserahkan kepada kelompok

lokasi lahan dilengkapi dengan Poligon SHP sesuai dengan luasan lahan yang akan dilaksanakan kegiatan.

Penyerahan bantuan mesin Pompanisasi dari Kementan di wakili oleh Mayjen TNI Ahmad rizal Ramdhani. S.sos.SH.M.Han (Dansatgas Hanpangan Kementan)
kepada masing-masing kelompok Tani Distrik Tanah Miring secara langsung.

Dikesempatan terpisah Mayor Inf Krets Bawotong (Pasiter Korem 174/ATW) menyampaikan Korem 174/ATW beserta jajaran sepenuhnya mendukung program Hanpangan yang menjadi program ungulan pememrintah, dan Perluasan Areal Tanam (PAT) padi merupakan langkah antisipasi dari pemerintah pusat untuk darurat pangan.
Mayor Krets menambahkan menurutnya gerakan sosialisasi pompanisasi tersebut dinilai paling efektif untuk pengairan sawah tadah hujan seperti yang di kab. Merauke. Dengan mendapat dukungan secara langsung dari Kementrian Pertanian RI ini tentu lebih memacu Yonif 757/GV dan petani serta gapoktan yang berada di Kab. Merauke.

(Bagus)

Satgas Yonif 509 Kostrad Tk Koper Gelar Program ROSITA di Intan Jaya, Papua


Intan Jaya-Papua, Wirawiri Entertainment- 
Satgas Yonif 509 Kostrad Tk Koper melaksanakan program "ROSITA" (Borong Hasil Tani) dengan membeli hasil tani dari mama-mama di Intan Jaya, Papua. Program ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen prajurit Satgas Yonif 509 Kostrad dalam mendukung dan memberdayakan masyarakat lokal, serta memperkuat hubungan saling membutuhkan antara prajurit dan masyarakat setempat. Selasa (11/06/2024)


Dan Tk Koper Satgas Yonif 509 Kostrad, Letda Inf Alvinta, menjelaskan bahwa program ROSITA bertujuan untuk membantu para petani lokal, khususnya mama-mama yang menggantungkan hidup dari hasil tani mereka. "Melalui program ini, kami berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memastikan hasil tani mereka dapat terjual dengan baik. Ini juga sebagai bentuk apresiasi kami terhadap kerja keras mereka," ujar Letda Alvinta.

Pada pelaksanaan program ini, prajurit Satgas Yonif 509 Kostrad membeli berbagai hasil tani seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi-umbian dari Mama-mama. Selanjutnya, hasil tani tersebut akan didistribusikan kembali untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit di pos.


Selain membantu perekonomian lokal, program ROSITA juga mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi prajurit untuk lebih mengenal kehidupan masyarakat setempat dan memahami tantangan yang mereka hadapi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan di wilayah Intan Jaya.

(Bagus)