Situbondo – Wirawiri Entertainment-
Usia muda bukan penghalang untuk tampil gemilang. Odette, finalis cilik Kakang Embhug Situbondo 2026, membuktikan bahwa keberanian, kecerdasan, dan bakat alami mampu membawanya bersinar di ajang bergengsi tingkat daerah tersebut.
Odette tampil menonjol sejak tahap awal seleksi. Pembawaannya yang percaya diri, ekspresi wajah yang kuat, serta gaya yang mengalir alami menjadikannya pusat perhatian panitia dan dewan juri. Pesona tersebut mengantarkannya meraih predikat fotogenik, sebuah pencapaian yang mencerminkan karakter visual serta kemampuan tampil yang kuat dan konsisten.
Di usia 9 tahun, Odette yang merupakan putri dari pasangan Dona dan Fandi Achmad tercatat sebagai peserta termuda dalam ajang Kakang Embhug Cilik Situbondo 2026. Meski masih duduk di bangku SD Negeri 2 Patokan, ia mampu menunjukkan kematangan sikap, kerja keras, dan keberanian yang melampaui usianya.
Ibunda Odette, Dona, menyampaikan bahwa keikutsertaan putrinya dalam ajang ini sepenuhnya berasal dari keinginan pribadi. Ia menegaskan tidak pernah memaksa, melainkan memberikan dukungan penuh serta pendampingan agar Odette dapat menampilkan kemampuan terbaiknya. Menurutnya, sang putri memiliki karakter pantang menyerah dan selalu ingin memberikan hasil maksimal dalam setiap perlombaan yang diikuti.
Semangat tersebut tercermin dari berbagai prestasi yang telah diraih. Deretan piala yang menghiasi rumahnya menjadi bukti ketekunan, konsistensi, serta kuatnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang prestasi anak.
Proses seleksi Kakang Embhug Cilik Situbondo 2026 diawali melalui audisi online. Peserta mendaftar dengan mengisi formulir daring, melampirkan foto, serta mengunggah video perkenalan berdurasi satu menit yang memuat gambaran diri dan potensi wisata Situbondo. Dari tahapan tersebut, panitia menetapkan 40 peserta terbaik untuk melaju ke audisi offline.
Pada audisi offline, peserta menjalani tes tulis, unjuk bakat, serta wawancara seputar wawasan pariwisata Situbondo. Pengumuman 10 besar finalis dilakukan pada Rabu, 7 Januari, dengan mendatangi langsung sekolah masing masing peserta. Selanjutnya, sejak 9 Januari, para finalis mengikuti rangkaian pra final yang digelar setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Rangkaian penilaian berlanjut pada 17 Januari melalui kegiatan photoshoot dan fashion show busana batik. Kemudian pada 18 Januari, peserta mengikuti penilaian unjuk bakat serta kemampuan bercerita tentang pariwisata Situbondo. Puncak ajang Kakang Embhug Cilik Situbondo 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari dalam malam grand final.
Rangkaian kegiatan tersebut turut dihadiri Istri Bupati Situbondo, Ibu Una Rio Prayogo. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan bakat generasi muda daerah. Pada kesempatan itu, Ibu Una Rio Prayogo menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta, sekaligus mengucapkan selamat dan memberikan dukungan khusus kepada Odette agar terus percaya diri, berani bermimpi, dan konsisten mengukir prestasi.
Dengan bakat alami, keberanian tampil, serta dukungan keluarga dan lingkungan, Odette hadir sebagai potret generasi muda Situbondo yang penuh potensi. Langkah kecilnya hari ini diyakini akan menjadi pijakan besar menuju masa depan, sekaligus harapan lahirnya duta duta cilik yang mampu membawa nama Situbondo dengan kebanggaan dan prestasi.
(Bagus)
0 Komentar